Tana Toraja, 9 Agustus 2016 – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menggelar operasi katarak gratis bersama Seksi Penanggulangan Buta Katarak Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (SPBK-Perdami). Kali ini, operasi katarak gratis dilakukan di RSU Lakipadada, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Operasi katarak gratis ini termasuk salah satu upaya BCA dalam menekan jumlah kebutaan akibat katarak.

Hadir dalam acara ini Head of CSR BCA Sapto Rachmadi, Kepala Kantor Cabang Utama BCA Pare-Pare Anggraeni Tedjokusumo, Wakil Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara, Direktur RSU Lakipadada  Rudhy Andilolo, dan Ketua Tim SPBK Perdami M. Sidik. Operasi katarak dilakukan pada 8-10 Agustus 2016 dan menargetkan dapat menjangkau sekitar 200 pasien.

“Kegiatan operasi katarak ini dilakukan oleh BCA secara berkesinambungan dan kami berupaya untuk dapat menjangkau masyarakat di berbagai tempat. Kami menyadari bahwa katarak dapat menyerang siapapun, tidak hanya saudara kita yang sudah berumur dan pada umumnya katarak dapat dipulihkan melalui operasi. Melalui operasi ini masyarakat diharapkan dapat kembali sehat dan produktif untuk bersama-sama membangun potensi wilayah mereka ” ujar Sapto.

BCA telah bekerja sama dengan SPBK-Perdami sejak 2001. Sepanjang tahun 2015, BCA telah memfasilitasi 689 tindakan operasi katarak gratis di Ciledug, Tangerang, Banten; Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat; Balangan, Kalimantan Selatan; Lela, Maumare, Flores; Sukadana, Lampung; Liwa, Lampung dan Mamuju, Sulawasi Barat. Selain menyelenggarakan operasi katarak gratis, BCA turut menyerahkan bantuan 13 alat operasi katarak dan dua alat biometri kepada SPBK-Perdami di tahun 2015.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, katarak atau kekeruhan pada lensa mata, masih menjadi salah satu penyebab utama 50 persen kebutaan di negara ini. Oleh sebab itu pemerintah bersama berbagai instansi turut mendorong penurunan angka penderita katarak di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan BCA ini sejalan dengan visi pemerintah mewujudkan Indonesia bebas buta katarak pada 2020.

“Masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan BCA. Inilah yang membuat kami ingin bersama-sama membangun kesejahteraan masyarakat di sekitar kami, terutama di tengah keindahan Tana Toraja yang sudah tidak asing lagi di tengah wisata Nasional maupun Internasional. Mari bersama-sama kita bangun masyarakat yang sehat dan bebas dari katarak,” tutup Sapto.

 

Head of CSR BCA Sapto Rachmadi (kedua kanan), Kepala Kantor Cabang Utama BCA Pare-Pare Anggraeni Tedjokusumo (kanan) meninjau pelaksanaan operasi katarak di RSU Lakipadada, Tana Toraja, Sulawesi Selatan,  Selasa (09/08). Operasi katarak gratis ini termasuk salah satu upaya BCA dalam menekan jumlah kebutaan akibat katarak.

Head of CSR BCA Sapto Rachmadi (kedua kanan), Kepala Kantor Cabang Utama BCA Pare-Pare Anggraeni Tedjokusumo (kanan) meninjau pelaksanaan operasi katarak di RSU Lakipadada, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Selasa (09/08). Operasi katarak gratis ini termasuk salah satu upaya BCA dalam menekan jumlah kebutaan akibat katarak.

 

Manajemen BCA, SPBK-Perdami dan Wakil Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara (kedua kanan) berbincang usai meninjau pelaksanaan operasi katarak yang berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 08 – 10 Agustus 2016. Operasi katarak ini ditargetkan dapat menjangkau sekitar 200 pasien. Kegiatan yang dilakukan BCA ini sejalan dengan visi pemerintah mewujudkan Indonesia bebas buta katarak pada 2020.

Manajemen BCA, SPBK-Perdami dan Wakil Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara (kedua kanan) berbincang usai meninjau pelaksanaan operasi katarak yang berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 08 – 10 Agustus 2016. Operasi katarak ini ditargetkan dapat menjangkau sekitar 200 pasien. Kegiatan yang dilakukan BCA ini sejalan dengan visi pemerintah mewujudkan Indonesia bebas buta katarak pada 2020.