Aceh (23/11) – PT Holcim Indonesia Tbk melalui anak perusahaannya, PT Lafarge Cement Indonesia, kembali memberikan dana titipan modal usaha mikro dan kecil kepada koperasi Setia Bakti Wanita (SBW) dan bantuan modal usaha untuk Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Pulot, Kecamatan Leupung, Aceh Besar.

Serah terima bantuan modal usaha ini secara simbolis dilakukan oleh Saifuddin Rasyid – CSR Manager PT Lafarge Cement Indonesia kepada ketua koperasi Setia Bakti Wanita dan Pj. Geuchik Desa Pulot yang juga dihadiri dan disaksikan oleh tim CSR, komite pemberdayaan masyarakat, tokoh masyarakat, anggota koperasi dan warga desa Pulot dan kecamatan Leupung.

Saifuddin Rasyid dalam kata sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang luar biasa atas kinerja Koperasi Setia Bakti Wanita yang telah sukses mengelola dana yang diberikan selama ini dengan sangat baik. Ini terbukti dengan diraihnya penghargaan dari pemerintah Kabupaten Aceh Besar sebagai Koperasi Wanita terbaik pada tahun 2013 yang lalu. Tidak hanya itu, program pemberdayaan masyarakat ini juga telah berhasil mendapat penghargaan dalam forum CSR internasional yaitu penghargaan perunggu untuk kategori program pemberdayaan perempuan dalam ajang Global CSR Summit dan Award ketujuh yang diselenggarakan di Yogyakarta, 19 Maret 2015 yang lalu. “Program ini merupakan wujud komitmen kami untuk secara berkesinambungan memberdayakan masyarakat dalam bidang ekonomi, yang merupakan salah satu dari empat pilar kegiatan CSR. Koperasi Setia Bakti Wanita telah menunjukkan komitmennya dalam mengelola dana terdahulu yang kami berikan sejak tahun 2012 dan kami melihat hal itu dengan jelas, sebagai hasilnya, para anggotanya kini telah mandiri secara finansial”, tambahnya.

Pada kesempatan ini, PT Lafarge Cement Indonesia kembali memberikan tambahan dana titipan modal usaha bagi koperasi Setia Bakti Wanita yang telah dilakukan sejak tahun 2012. Dalam kesempatan yang sama PT Lafarge Cement Indonesia juga memberikan bantuan dana kepada BUMG Pulot yang pemanfaatannya dilakukan dengan bekerjasama dengan koperasi SBW melalui program micro finance untuk usaha mikro dan kecil dalam gampong Pulot khususnya dan Kecamatan Leupung pada umumnya. Bantuan ini kami titipkan dikarenakan BUMG Pulot masih membutuhkan bantuan dan pembinaan lebih lanjut dalam mengelola dana ini.

Kami sangat berterimakasih atas bantuan yang telah diberikan oleh PT Lafarge Cement Indonesia. Bantuan ini sangat kami butuhkan untuk mendorong ekonomi masyarakat di desa kami. Kami telah sepakat bahwa untuk tahap awal ini, dana bantuan ini akan dititipkan di koperasi SBW untuk dikelola sebagai modal usaha mikro bagi warga Gampong Pulot maupun warga kecamatan Leupung, tutur Tengku Muzakkir – Pj. Geuchik Pulot.

“Hingga bulan November 2016, modal yang diberikan oleh PT Lafarge Cement Indonesia telah sangat banyak membantu para anggota koperasi dalam mengembangkan usahanya. Adapun usaha yang dijalankan oleh anggota koperasi antara lain seperti produksi ikan asin, pembuatan kue, peternakan ayam, kambing, berdagang dan lain sebagainya. Koperasi ini telah sukses mengelola para anggotanya dalam mengembalikan dana pinjaman dengan tepat waktu, melalui mekanisme peminjaman yang ketat dengan sistem denda bagi mereka yang terlambat memenuhi kewajibannya. Kami sangat beruntung karena tim CSR PT Lafarge Cement Indonesia selalu melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap anggota koperasi secara berkelanjutan, untuk mengembangkan usaha para anggota”, ujar Hamidah – ketua Koperasi Setia Bakti Wanita Kecamatan Leupung.

“Semoga koperasi ini bisa semakin berkembang dan lebih maju lagi dan semoga kerjasama yang terjalin dengan PT Lafarge Cement Indonesia akan terus terjaga dan semakin baik di waktu mendatang”, tutup Safrida – salah satu anggota koperasi Setia Bakti Wanita.

 

Foto bersama tim CSR PT Lafarge Cement Indonesia, anggota koperasi SBW, komite pengembangan masyarakat, tokoh masyarakat dan warga desa pulut dan kecamatan Leupung.

Foto bersama tim CSR PT Lafarge Cement Indonesia, anggota koperasi SBW, komite pengembangan masyarakat, tokoh masyarakat dan warga desa pulut dan kecamatan Leupung.