Tepatnya pada 5 juli 2014, giliran Chevron menjadi tuan rumah Pertemuan Indonesia CSR Society (ICS). Pertemuan yang berlangsung di kantor Chevron, menara Sentral Senayan 1, lantai 12 tersebut dihadiri oleh sekurangnya sekitar sembilan perwakilan perusahaan dan lembaga anggota ICS. Di antaranya adalah dari perwakilan BCA, Djarum Foundation, Antam, Unilever, Trakindo, Japfa Comfeed, Holcim, XL Axiata, Jakarta Baru dan dari Universitas Indonesia.

1

Setelah makan siang, forum dibuka oleh Harry Bustaman dengan diawali presentasi mengenai standar keselamatan kerja dari Chevron berupa pesan dan tips.  Tema pesan keselamatan kerja yang diangkat adalah bagaimana menghindari bahaya kebakaran. Atau sebagaimana yang tertulis pada kepala judul slide presentasinya: Fire Safety and Protection Tips.

2

Bagi Harry, begitu ia kerap disapa, pesan keselamatan yang disampaikan saat itu, bisa dipakai untuk siapa saja. Tidak sebagai pesan standar khusus yang hanya bisa diberlakukan di perusahaannya. Jadi pesan keselamatan ini juga biasanya kami sampaikan ke masyarakat luas, ujarnya.

3

Salah satu sumber kebakaran yang menjadi perhatian utama dari tips itu, adalah api yang berasal dari rokok. Dalam banyak kasus, lanjut Harry, rokok rentan menjadi penyebab kebakaran, karena proses yang tidak sekonyong-konyong, membuatnya seringkali luput dari perhatian. Selanjutnya, Harry menyampaikan materi pokok dari presentasi tentang CSR Chevron.

4

Keterlibatan masyarakat bagi Chevron adalah mempromosikan kemajuan manusia dan pembangunan ekonomi. Oleh karenanya ada beberapa wilayah yang menjadi fokus perhatian, yaitu peningkatan akses kebutuhan dasar manusia berupa ruang untuk pendidikan, pelatihan untuk sumber daya manusia, dan memajukan pendapatan masyarakat.

 

5

Pada pertemuan itu juga ICS menerima kehadiran anggota baru dari perusahaan telekomunikasi XL Axiata, dan diberikan tempat untuk memperkenalkan diri dan tanggapannya mengenai keberadaan forum ICS. Hal yang tak kalah penting juga dibahas saat itu adalah soal rencana launching forum ICS, dan menjadi tema terakhir di penghujung pertemuan.