Pada kesempatan yang berbeda tepatnya tanggal 27 Oktober 2017, Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar melakukan kunjungan ke BUMG Meunasah Bak U Leupung untuk melihat langsung hasil kerajinan tangan yang telah dihasilkan oleh para pemuda. Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar sangat mengapresiasi usaha kolaborasi yang telah berhasil di jalankan oleh para pemuda Lhoknga dan Leupung ini. “Pastinya ini semua berkat bimbingan dari PT LCI juga. Terima kasih atas pembinaan dan bantuan yang terus diberikan oleh PT LCI, program ini sangat bagus dan bisa kita aplikasikan di daerah lainnya juga. Kita akan diskusikan hal ini dan bekerjasama dengan PT LCI,” tutup Mawardi Ali – Bupati Aceh Besar.

“Kita ingin mendorong masyarakat untuk kreatif dan turut memperhatikan kelestarian lingkungan, dengan tidak menebang hutan sembarangan untuk membuat kerajinan tangan,” ucap Aidil Azwani – GA & Comrel Manager PT LCI, anakperusahaan PT Holcim Indonesia Tbk.

Adapun tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kolaborasi dan koordinasi antara pemuda-pemuda di area sekitar pabrik serta meningkatkan keahlian dan mengasah kreativitas pemuda dalam menciptakan kerajinan tangan yang baik, menarik dan bernilai jual tinggi. Program kolaborasi ini baru berjalan 4 minggu, tapi permintaan yang diterima para pekerja sudah banyak. “Kami optimis program ini dapat terus berkembang dan secara otomatis akan membutuhkan banyak tenaga kerja baru, sehingga kita dapat memberdayakan lebih banyak lagi pemuda-pemuda di daerah ini,” tambah Aidil.

Di sisi lain, ketua pemuda Desa Mon Ikeun – Aidil Adhari menyampaikan ribuan terima kasih kepada tim Comrel PT LCI yang telah membantu dan menjembatani pemuda dalam merealisasikan program ini, dari mulai pertukaran ide, memberikan pelatihan, mengenalkan para pemuda kepada BUMG binaan Comrel PT LCI, dan selalu mengarahkan serta mengevaluasi jalannya program ini. “Kami yakin program kolaborasi yang telah tercipta ini akan terus berkembang dan dapat menyerap lebih banyak pekerja dari daerah ini,” ucapnya.